Panduan Strategi Scalping pada Trading Forex, Dijamin Mudah!

Scalping sebagai salah satunya taktik trading forex yang bertumpu pada analitis teknikal. Dikenali sebagai salah satunya sistem yang bisa memberi keuntungan dengan cepat, tidaklah aneh bila banyak trader yang ingin pelajarinya lebih dalam kembali berkenaan taktik yang ini.

Apakah itu scalping?

Scalping adalah tehnik atau taktik trading forex, yang dalam praktiknya menarget jumlah pips yang relatif kecil dan tempo yang lebih singkat. Saat anda dengar istilah scalping, ada 2 hal yang perlu ada pada pikiran anda, yakni ‘Cepat’ dan ‘Singkat’.

Trader forex yang memakai taktik ini akan berusaha untuk “mengambil” keuntungan kecil tetapi dilaksanakan secara berturut-turut, yang mana trader itu kerap dikatakan sebagai Scalper.

Umumnya, taktik scalping ini dipakai untuk berencana tehnik entry dan keluar terbaik, hingga trader bisa mengoptimalkan kekuatan keuntungan dan batasi loss sama sesuai penataan management resiko.

Scalping, yang menjadi satu diantara taktik trading forex terpopuler di kelompok trader Indonesia ini sanggup hasilkan frekwensi trading yang tinggi sekali yakni di antara beberapa puluh sampai beberapa ratus dalam satu hari — walau rerata keuntungan per status terhitung sedikit yakni sekitaran 5 – 15 pips.

Secara umum, di sejumlah taktik selainnya dari scalping, umumnya beberapa trader forex akan biarkan status mereka terbuka dalam waktu yang lumayan lama, di antara beberapa saat sampai sekian hari, minggu, atau bahkan juga lebih dari itu, maksudnya supaya mereka dapat memperoleh keuntungan besar, di antara 20 sampai 1000 pips.

Dan dalam trading scalping, hal itu malah tidak Anda temui karena beberapa scalper umumnya akan ambil keuntungan-keuntungan kecil yang dapat mereka peroleh cuma dalam beberapa saat saja, dan ini dilaksanakan secara berturut-turut sampai capai sasaran keuntungan harian yang diharapkan.

Nach, untuk mengkompensasi rendahnya keuntungan rerata per status itu, beberapa scalper akan membesarkan lot yang dipakai untuk tingkatkan frekwensi tradingnya.

Karena itu, seorang scalper bisa buka dan tutup status trading di antara beberapa puluh sampai beberapa ratus kali dalam satu hari. Tersebut penyebabnya kenapa umumnya scalper condong lakukan banyak transaksi bisnis dalam satu hari.

Mengapa taktik scalping sering dipakai?

Argumennya karena sistem scalping ini dipandang seperti salah satunya taktik trading forex yang paling “aman” untuk dipakai. Umumnya, trader scalper akan (buka status pada time-frame rendah dan meredam status itu dalam bentang saat yang lumayan singkat dibandingkan trader non-scalper.

Maka dari itu, penilaian pada keadaan pasar keseluruhannya jadi benar-benar terbatas, dan resiko yang muncul karena gerakan harga pasar juga jadi lebih kecil.

Lalu, apa sich kelebihan yang lain dipunyai oleh taktik scalping ini untuk trading Anda?

1. Dengan scalping, Anda dapat hasilkan keuntungan bisa lebih cepat

Kelebihan yang pertama dari tehnik scalping ini ialah Anda dapat memperoleh hasil trading yang optimal dalam bentang saat yang termasuk relatif cepat karena beberapa scalper ini akan masuk keluar pasar cuma dalam beberapa saat saja.

Maknanya, pemakai taktik scalping tidak harus menanti beberapa jam atau bahkan juga beberapa hari cuma untuk memperoleh keuntungan dari forex. Cukup trading di time frame kecil seperti M1, M5 dan M15 saja, seorang scalper bisa memperoleh hasil.

2. Tidak cemas tempatnya alami floating

Kelebihan yang lain yang dapat Anda peroleh dari taktik scalping ialah, Anda tak perlu berasa cemas atau ragu karena pikirkan status yang ter-floating.

Untuk beberapa trader, status floating ini ialah hal yang cukup menjengkelkan dan kerap membuat kuatir, apa lagi bila kita tidak pahami keadaan pasar dan ke mana harga akan bergerak.

Karena saat status yang diambil alami floating, kita cuma mempunyai dua opsi di antara didiamkan dengan penuh rasa harap-harap kuatir, atau malah lakukan cut-loss.

Sementara beberapa scalper jarang-jarang sekali biarkan transaksi bisnis mereka terombang ambing karena terikut floating saat gerakan pasar tidak sesuai dengan kembali sama yang diharap.

Tidaklah aneh bila waktu itu seorang scalper akan keluar pasar dengan lakukan cut-loss karena taktik yang mereka pakai tidak untuk meramalkan gerakan harga pasar dalam periode panjang.

3. Lebih berani untuk trading

Seorang scalper sanggup dan berani masuk ke pasar forex walau bermodal yang tidak terlalu besar. Cukup banyak dari beberapa scalper yang cuma mempunyai modal $1000 saja sanggup hasilkan keuntungan secara baik.

Kelemahan pada taktik scalping

Walau taktik scalping ini mempunyai beragam kelebihan, tetap ada selalu kekurangannya — dan ini harus Anda kenali saat sebelum Anda memilih untuk memakai taktik scalping pada trading Anda. Berikut salah satunya:

1. Harus siap rugi

Apa saja taktik yang hendak Anda pakai dalam tradingnya, sudah pasti rugi akan selalu ada. Tetapi tujuan siap rugi di sini yaitu karena seorang scalper tidak dapat lama-lama di pasar saat analitisnya tidak sesuai gerakan harga yang terjadi waktu itu.

Karena itu di sini cukup banyak scalper yang perlu keluar dan siap dirugikan. Berlainan dengan tehnik yang lain masih mempunyai peluang keuntungan dengan biarkan dahulu ter-floating.

2. Pemakaian lot yang tidak sesuai dengan

Umumnya seorang scalper jarang-jarang memerhatikan permasalahan management modal untuk membagikan lot-nya dalam berbisnis. Sudah pasti hal itu akan beresiko pada ketahanan modal yang dipunyai karena jadi tidak imbang.

Tetapi ini dilaksanakan karena beberapa scalper tidak memercayakan ketahanan modalnya tetapi mereka akan memercayakan momen yang betul-betul akurat dalam saat yang benar-benar singkat.

3. Scalping tidak pas untuk semuanya orang

Mengapa begitu? Karena menjadi seorang scalper, diperlukan psikis yang kuat, dan harus betul-betul sanggup menahan diri. Seorang scalper dituntut harus secara cepat dalam ambil langkah.

Disamping itu, menjadi seorang scalper diperlukan pengetahuan dan pengalaman trading yang cukup dan yang juga sangat penting ialah mempunyai psikologi trading yang bagus.

Jadi harus diingat, tidak seluruhnya trader bisa memakai taktik scalping dalam trading forex karena dia akan dituntut untuk selalu lakukan transaksi bisnis dalam “kecepatan tinggi”, karena itu fokus yang tinggi juga mutlak dibutuhkan.

Disamping itu, diperlukan akses internet yang cepat dan konstan, supaya memungkinkannya untuk menyelesaikan transaksi bisnis dalam perhitungan detik.

Anda tidak sanggup memakai taktik ini bila berasa tidak punyai cukup waktu atau tidak dapat fokus penuh pada chart yang dipunyai.

Terhitung, bila Anda tidak bugar secara fisik atau mental karena sudah pasti akan memengaruhi keadaan psikis yang emosional untuk membalasnya rugi yang sebelumnya (revenge trading).

Maka yakinkan saat Anda ingin memakai taktik ini, Anda telah penuhi persyaratan dan memahami dengan kekurangan dan kelebihan yang dipunyai oleh taktik scalping ini. Janganlah lupa untuk isi survei intern supaya kami bisa juga tentukan taktik apa yang pas untuk tingkatkan perform yang kita punyai.

Kapan saat terbaik untuk trading scalping?

Tidak seluruhnya scalper menyenangi keadaan pasar dengan arah gerakan yang terang dan kuat dan mempunyai volatilitas tinggi karena beberapa pada mereka menyenangi keadaan pasar yang choppy dan tanpa arah terang alias ngacak.

Meskipun ke-2 style itu sama keuntunganable, tetapi waktu periode untuk tiap-tiap keadaan pasar itu sudah pasti berbeda.

Lalu, kapan saat yang kerap digunakan oleh beberapa scalper saat memakai tehnik scalping ini?

1. Akhir sesion Eropa

Pasar Eropa bergerak choppy ketika trader bersiap-sedia masuk pasar New York di jam 8:00 a.m EST. Walau di saat itu pasar London dan Frankfurt pada kondisi membuka, tetapi likuiditasnya jauh menyusut bersamaan dengan volume perdagangan yang mulai berkurang.

Launching data ekonomi Eropa yang perlu sudah selesai di saat ini, dan beberapa trader pilih keluar pasar sekalian mempersiapkan taktik selanjutnya untuk menyongsong sesion AS. Beberapa scalper yang menyukai pada keadaan choppy umumnya akan masuk pasar pada waktu periode ini.

Dengan keadaan pasar yang choppy dan condong sepi, scalper bisa mengaplikasikan taktik trading dengan manfaatkan fluktuasi dua arah yang condong konstan.

Hasil yang diberi juga cukup efisien dan stabil asal tidak ada breaking news atau peristiwa tidak tersangka yang dapat memengaruhi gerakan harga di pasar forex.

Dekati launching informasi esensial penting Amerika Serikat atau Kanada (umumnya jam 8:30 a.m EST), pasar sanggup bergerak dengan volatilitas tinggi sebagai mengantisipasi informasi yang hendak di-launching (pre-news release).

Biasanya beberapa scalper akan pahami dengan skema gerakan harga (price pattern) yang umumnya membuat skema segitiga (triangle), dan akan lakukan trading dengan buka status pada kisaran harga dalam segitiga itu.

Berdasar karakter skema segitiga, harga akan break dengan kuat saat ada launching informasi.

2. Sesion overlap

Waktu ini mempunyai resiko yang lumayan tinggi untuk scalper pemula yang belum eksper. Pada jam-jam ini, pasar New York, London, dan Frankfurt aktif secara bertepatan dan beberapa data ekonomi penting umumnya di-launching pada waktu periode ini.

Pada waktu periode ini, pasar benar-benar likuid dan volatile hingga Anda akan membutuhkan taktik scalping yang sudah terbukti agar bermain selaras dengan fluktuasi harga pasar.

Pada time-frame rendah (5 menit atau 1 menit), tren akan alami peralihan secara cepat dan tajam (mikro trends). Untuk dapat memperhitungkan peralihan secara cepat dan pas, scalper sudah pasti perlu untuk kuasai analisis teknikal dengan detil dengan kekuatan program yang tinggi.

Scalper eksper umumnya akan pilih trading pada waktu periode itu. Selainnya ada beberapa peluang buka status, keuntungan yang dibuat juga terhitung lumayan memadai.

3. Twilight hours

Masa ini umumnya dipisah jadi 2 sisi, yakni di antara jam 3:00 s/d 5:00 p.m EST di mana beberapa bank di Amerika Serikat masih membuka, dan di antara jam 5:00 s/d 7:00 p.m EST atau waktu trading yang paling sepi. Scalper akan ambil keuntungan dari fluktuasi harga pasar yang tanpa arah dengan kisaran kecil.

Pada jam-jam ini pas untuk mengaplikasikan robot trading atau EA dari sisi trading langkah manual untuk memberi hasil trading yang relatif singkat dengan resiko yang rendah.

Gelora Tekno